1 Comment

Tips Merawat Jaket Outdoor Waterproof

Oke, sebelumnya kita sudah sedikit memberi keterangan tips bagaimana cara merawat sleeping bag, sekarang kita coba intip tips bagaimana cara merawat dan mencuci jaket taslan atau jaket outdoor yang waterproof/waterrepellent.

Kenapa ada waterproof dan waterrepellent (waterresist), nanti kita akan bahas lagi. Bahan/Kain (fabric) untuk pakaian outdoor biasanya dari polyester atau nylon. untuk bahasa umumnya mungkin salah satunya sudah mengenal dengan kain taslan, parasut/parasit atau cordura.

Apakah bahan tersebut sudah waterrepellent? sedikit, karena bahan kain tersebut adalah kimia sintetis yang bersifat hidropobik/menolak air. makanya ditambah lagi satu lapisan tambahan yang disebut “coated/laminated” ada juga yang menyebutnya “latex” biasanya dari PU (polyurethane), nah inilah yang bikin bahan tersebut lebih waterproof/waterrepellent. tingkatan terendahnya adalah waterrepellent semakin tebal lapisan latex maka akan semakin waterproof dan akan semakin sulit panas/uap tubuh kita untuk keluar karena pori-pori kain sudah sangat tertutup, sama dengan kita menggunakan jas hujan sambil jalan pasti pengap.
Mungkin ada yang sudah tahu dengan bahan gore-tex(R)? ya, pabrikan tersebut mengklaim bahannya dengan tingkat waterproof tinggi dan transfer uap air yang tinggi pula sehingga tidak akan pengap. tentu kalian bisa membelinya dengan harga yang tinggi pula.
Ilustrasi cara kerja bahan waterrepellent klik disini.

Ok kembali lagi, bagaimana caranya mengetahui keberadaan latex tersebut? untuk produk outdoor fashion akan sedikit sulit karena tertutup dengan puring atau lapisan dalam, mudahnya dengan melihat daypack atau carrier atau drybag yang taslan, karena jarang dicuci dan paling sering terkena hujan panas, kalau kita melihat bagian dalamnya akan ada lapisan tipis bening yang terkelupas/belum, nah itulah yang disebut latex/coating.

perbedaan bahan waterproof

Ilustrasi Perbedaan Bahan Yang Kurang Bagus dan Masih Bagus

Cara Mencuci jaket outdoor, sebenarnya kurang lebih sama dengan sleeping bag. karena kita ingin merawat latexnya. yang jadi masalah kalau jaket dipakai terus dan tidak suka dicuci, pasti daki/kotoran tubuh dan kotoran luar akan menumpuk dan semakin sulit untuk dihilangkan, ya kalau warna jaketnya gelap sih tidak terlalu kontras.

  1. Gunakan apapun yang sekiranya cukup untuk merendam jaket/topi/dll, dengan air hangat ataupun langsung air keran (biar cepat). Tambahkan mild soap/sabun tanpa detergent seperti shampoo atau sabun bayi. karena sifat detergent yang keras dimungkinkan akan merusak latexnya, apalagi pakai pemutih.
  2. Biarkan berendam selama 30-60 menit. sesuai kebiasan juga bisa.
  3. Kucek-kucek pakai tangan dengan lembut, kalau masih ada noda yang sedikit menempel sikatlah dengan lembut dan searah serat/alur, jangan kasar nanti akan merusak latexnya atau memperlebar pori kain. Kalau tidak bisa hilang juga, ya biarkan saja.
  4. Sudah beres dengan kucek-kucek, bilaslah seperti biasa hingga sabunnya hilang.
  5. Peras dengan cara meremas/menekannya saja. Jangan diperas dengan cara dipelintir.
  6. Keringkan jaket anda dengan cara digantung atau menggunakan hanger dan hanya diangin-anginkan saja. Jangan dijemur kena matahari langsung. nanti bisa meletek/mengelupas latexnya, ingat kasus carrier.
  7. Tungguin dah sampai kering. sambil melamun juga boleh.
  8. Kalau dah kering mau lebih rapi ya disetrika, tapi mesti dilapis dengan handuk atau kain lain jangan terkena langsung, atur setrika dengan low-medium heat/panas kecil atau settingan nylon synthetic.
  9. Untuk penyimpanan bebas-bebas saja.

Yup, kurang lebihnya begitu, sedikit tambahan lagi. pada proses pencucian ada yang mengatakan dapat menggunakan detergent, apakah itu mild detergent atau detergent khusus atau yang bagaimana tidak disebutkan. untuk yang punya mesin cuci bisa dengan mengatur spin rendah dan low-medium heat tumble dry. dan di tag produk juga biasanya sudah ada petunjuk perawatannya.

Seringkali dengan seringnya proses pencucian dan pemakaian, tetap saja umur/kekuatan latex akan berkurang. Bagaimana cara untuk menambah/meningkatkan kembali daya latex tersebut? ada produk namanya DWR (Durable Water Repellent), aplikasinya bisa di semprot/spray dipermukaan kain atau dengan perendaman biasanya yang perendaman untuk raincoat (bukan bahan plastik) karena tidak ada bahan dalamnya biasanya hanya jaring/mesh saja. Konsepnya mirip seperti airbrush, sehingga permukaan bahkan sampai pori-pori kain akan tertutup dengan DWR. sehingga ada yang mengatakan aplikasi akan mengurangi transfer uap air dari tubuh kita untuk keluar. Sayangnya untuk produk DWR ini, masih belum menemukannya di toko/mall/convenience store dibandung, mungkin saja daerah lain ada.🙂

Oke, sekian tips bagaimana cara merawat jaket outdoor anda. ini hanya berdasarkan hasil pengalaman, tanya-tanya dan sumber yang didapat. So, kita kembalikan lagi kepada kalian. :) Terima kasih atas perhatiaannya dan selamat beraktifitas kembali.scr

One comment on “Tips Merawat Jaket Outdoor Waterproof

  1. artikelnya keren bos, sangat bermanfaat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: